WIDYASWARA SANG PENCIPTA LAGU

Widyaswara lahir di kota surabaya dan diberi anugrah Tuhan untuk mencipta lagu.

BUKU "MENULIS LAGU DARI HATI" Widyaswara dan Tigita

Buku yang wajib dibaca musisi dan pencipta lagu, download gratis di www.docstoc.com/profile/widyaswara.

SMA MARYAM SURABAYA

SMA MARYAM yang berlokasi di jalan manyar sambongan 119 surabaya tidak hanya mengajarkan pendidikan agama dan juga siswa dibekali pelatihan membuat blogger.

BUNDA TITIK, PENGUSAHA SUKSES

Sosok Bunda Titik yang pekerja keras membuatnya sukses mengelolah TK Global Plus, KONVEKSI SERAGAM DAN Pedangang sembako, alamatnya jalan kalidami 8/25 surabaya

TK GLOBAL PLUS SURABAYA

TK GLOBAL PLUS SURABAYA yang beralamat di jl.kalidami viii/25 surabaya merupakan TAMAN KANAK KANAK kebanggaan anak kalidami dan sekitarnya.

Rabu, 27 Januari 2021

AYO SEKOLAH DI SMA MARYAM SURABAYA

 


AYO SEKOLAH DI SMA MARYAM SURABAYA

SMA Maryam Surabaya membuat gebrakan baru dalam PPDP (Penerimaan Peserta Didik Baru) tahun ajaran 2021-2022. Ide kreatif muncul dengan membuat poster yang bertema Ayo Sekolah di SMA Maryam. Ide ini muncul dari pak Hadi dan akhirnya didukung oleh para guru SMA Maryam. SMA Maryam merupakan sekolah yang berlokasi di jalan Manyar Sambongan Surabaya. SMA Maryam yang mempunyai misi untuk menyiapkan generasi Qur’ani dan berprestasi. Komando SMA Maryam dipegang oleh ibu Luluk Asfiyah, M.Pd, sosok wanita muda yang energik dan punya banyak ide kreatif. Semoga SMA Maryam semakin jaya…



















PENGAWAS PKKS DI SMA MARYAM SURABAYA

 


PENGAWAS PKKS DI SMA MARYAM SURABAYA

Era sekarang sekolah SMA negeri dan swasta mendapat pengawasan dari pemerintah untuk meningkatkan standar mutu secara Nasional. Banyak hal yang harus dinilai seperti sarana dan prasarana, kurikulum, management, kelulusan dll. Jadwal pengawasan di SMA Maryam hari Jumat tanggal 22 Januari 2021 sehingga selama dua bulan para guru dan kepala sekolah harus menyiapkan materi yang diperlukan.

Para pengawas dengan sabar membimbing dan mengajukan pertanyaan kurang lebih 180 pertanyaan. Dan pertanyaan tersebut dibagi antara dua pengawas pak Dwi dan Pak Junet. Para guru SMA Maryam dengan antusias menjawab pertanyaan tersebut dengan bukti terlampir yang ditunjukkan kepada para pengawas. Alhamdullilah proses pengawasan berjalan dengan dengan lancer. Dan selamat buat para guru dan kepala sekolah yang telah bekerja keras menyiapkan materi.

 



 






 

 

 

 

Senin, 25 Januari 2021

PAWANG HUJAN SURABAYA MAWANGI HUJAN DI GOLDEN CITY MALL SURABAYA, Minggu, 24 Januari 2021

 


PAWANG HUJAN SURABAYA MAWANGI HUJAN DI GOLDEN CITY MALL SURABAYA, Minggu, 24 Januari 2021

Surabaya diguyur hujan sejak hari Senin hingga Kamis namun hujannya hanya turun di sore dan malam hari. Terkadang deras sekali dan terkadang juga hujan rintik-rintik. Namun pada hari Jum’at, hujan turun di siang hari. Begitulah cuaca yang cepat berubah membuat para event organizer yang punya acara jadi pusing jadinya. Melihat kondisi tersebut, Pak Wiratma yang punya acara di hari minggu segera menghubungi Pawang Hujan Surabaya, Ki Sapujagad Tirtamaya, salah satu pawang hujan yang ada di kota Surabaya. Acara resepsi pernikahan MITA & DANIEL yang diadakan di TONG HAI RESTAURANT & BALLROOM, Golden City Mall jalan KH.Abdul Wahab Siamin No.2-8 Surabaya pukul 10.00-13.00 WIB.

Minggu pagi, Ki Sapujagad Tirtamaya beserta tim sudah berada di lokasi Golden City Mall. Segera Ki Sapujagad membuat bentengan luar dan dalam lokasi sehingga lokasi aman dari cuaca hujan. Pada awalnya cuaca di sekitar lokasi terkendali namun tiba-tiba ada mendung hitam datang tak terduga. Mendung itu hanya berputar di sekitar lokasi dan hujan rintik turun. Ki Sapujagad berupa agar mendung tersebut pecah dan pergi. Dan syukur alhamdullilah akhir mendung tersebut menghilang. Dan sampai pukul 13.00, cuaca di lokasi terkendali dan acara berlangsung dengan sukses. Dalam perjalanan pulang lewat jalan Giri raya ada bekas rintik hujan dan genangan air. Sampai di rumah sekitar jam 15.00 hujan turun deras sekali.

 

PAWANG HUJAN SURABAYA

KI SAPUJAGAD TIRTAMAYA

WA 082330152646

 

Acara didukung oleh :

JATIROSO Catering Service

Jl. Taman Alamanda II no 2

Golden Dian Regency Sidoarjo Telp.031 8670495 wa 0812 3185 9992

 

 






 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rabu, 20 Januari 2021

DIJUAL RUMAH KUPANG GUNUNG SURABAYA

 


DIJUAL RUMAH KUPANG GUNUNG SURABAYA

Surabaya menggeliat dengan cepat, jalan wilayah barat dibenahi sehingga jalan banyu urip menuju benowo menjadi lancar. Hanya di kota Surabaya kali atau sungai ditutup untuk jalan raya. Kawasan wilayah barat berkembang dengan rencana kota yang dinamis.

Dijual rumah daerah Kupang Gunung Surabaya wilayah Surabaya Barat, ukuran 5,5 x 13,5m, surat petok D, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, row jalan 5 meter, harga 550 juta.

Hubungi :

Bunda Titik wa 0897 7478 191








Senin, 18 Januari 2021

ADARA BAND DARI LAMPUNG

 


ADARA BAND DARI LAMPUNG

Adara Band adalah grup music dari Indonesia yang para personilnya adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan. Para persnonilnya pun berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang mempunyai kesamaan hobi dan bertemu di tempat kerja dan akhirnya membentuk ADARA BAND. Grup music ini dibentuk pada 3 Januari 2020 di Taiwan. Dengan mengusung genre pop yang digawangi oleh Hade (vokalis), Rudi (lead guitar 1), Ofan (gitar 2), Didi (Bass) dan Dimas (drum).

Dan kali ini single pertama ADARA yang dikenalkan adalah “MENAHAN LUKA” yang diciptakan oleh Hade Pramana & Rudi Junior. Single “Menahan Luka” bercerita tentang sebuah hubungan yang ternyata diam-diam sang kekasih menjalin hubungan lewat perkenalan dengan seorang teman kita sendiri. Di bawah naungan Nakulla Management semoga ADARA BISA MEMIKAT HATI PARA PECINTA MUSIK dengan single “Menahan Luka” ini.

 NAKULLA MANAGEMENT

Ds. Pujo Rahayu RT 001/RW003 kec.Menggala Kab.Tulang Bawang propinsi Lampung 34593 Indonesia.

 VIDEO MENAHAN LUKA  : https://www.youtube.com/watch?v=ISNT1Pv6JbA

 RADIO WIDYASWARA : https://onlineradiobox.com/id/widyaswara/?lang=en

 

 

 

 

Kamis, 07 Januari 2021

PERUMAHAN AR-AROYAN KAMAL BANGKALAN MADURA

 


PERUMAHAN AR-AROYAN KAMAL BANGKALAN MADURA

TYPE RUMAH 27/60

-UTJ Rp. 500.000 tidak termasuk harga

-DP 10.500.000,- dapat bantuan dari pemerintah 4 juta.

-Biaya notaries Rp.6.500.000,-

-Biaya Vank Rp, 4 juta sudah termasuk  cadangan angsuran 2 bulan.

SPEK BANGUNAN

-Tembok bata ringan diplester dan dicat

-Rangka atap galvalum

-Plafon Gipsun

-Atap genteng flat cat pabrik

-Kramik 40x40 motif

-Kramik kamar mandi 30x30 motif

-Kusen pintu dan jendela kayu jati

-PDAM

-Listrik 900w

PERKIRAAN ANGSURAN

-10 Tahun Rp. 1,5 Juta

-15 Tahun Rp, 1,1 Juta

-20 Tahun Rp. 900 ribu

Hubungi Bunda Titik

Wa 08977478191

 










 

MAKAM ADIPATI JANGRANA, ADIPATI SURABAYA 1

 


MAKAM ADIPATI JANGRANA, ADIPATI SURABAYA 1

Nama asli Jangrana adalah Anggawangsa. Ia adalah putra Ki Joko Brondong alias Lanang Dangiran. Sejak muda ia mengabdi Pangeran Pekik di Surabaya. Menurut Babad Tanah Jawi, tokoh Jangrana yang dihukum mati di Kartasura tahun 1709. Sedangkan menurut sejarah regent soerabaya, Jangrana alias Panembahan Panatagama yang dihukum mati adalah putra Jangrana  Anggawangsa. Dengan kata lain, Anggawangsa adalah Jangrana I, sedang Panatagama adalah Jangrana II.

Pada tahun 1677 Anggawangsa dan kakaknya Anggajaya bergabung membantu Amangkurat II (cucu Pangeran Pekik dari ibu) dalam perang melawan pemberontakan Trunajaya. Anggawangsa berhasil merebut meriam pusaka Nyai Setomi dari tangan pemberontak di Gresik. Ketika para pemberontak berhasil diusir pula dari Surabaya, Anggawangsa pun diangkat sebagai bupati di sana bergelar Tumenggung Jangrana.

Jangrana juga berhasil membebaskan Cakraningrat II bupati Madura yang dibuang Trunajaya di hutan Lodaya (dekat Blitar). Setelah Trunajaya kalah, Jangrana ditugaskan memadamkan pemberontakan Tawangalun di Blambangan. Namun ia berperang setengah-tengah dalam hati memihak Tawangalun. Jangrana juga dikenal memiliki harga diri tinggi, sepulang menumpas pemberontakan Wanakusuma di gunung Kidul, ia pulang dengan meminta residen Surabaya menyambut kedatangannya menggunakan tembakan salvo. Setelah kematian Untung Surapati tahun 1706 dan tertangkapnya Amangkurat III tahun 1708, pihak VOC ganti melaporkan pengkhianatan Jangrana kepada Pakubuwana I pada tahun 1709.

Jangrana terbukti telah merugikan VOC dalam perang tahun 1706, Ia sebagai pemandu perjalanan dalam penyerbuan ke Pasuruan sengaja milih jalur yang sulit, antara lain melewati rawa-rawa, sehingga banyak tentara Belanda yang jatuh sakit dan mati, Jangrana sendiri juga dinilai bertembpur setengah hati, terbukti prajurit Surabaya tidak ada yang gugur melawan Pasuruan. Atas desakan Voc tersebut, Pakubuwana I terpaksa memanggil Jangrana untuk dihukum mati. Jangrana bersedia asalkan rakyat Surabaya tidak dilibatkan. Maka, Jangrana pun tewan ditusuk keris oleh petugas Kartasura.

Makam Raja Surabaya yang berjiwa besar ini sangat sederhana dan bersahaja ini terletak di depan pabrik Tjiwi Kimia jalan raya Mojokerto Surabaya KM44, desa Kramat Tumenggung, Balongbendo, Sidoarjo,