WIDYASWARA SANG PENCIPTA LAGU

Widyaswara lahir di kota surabaya dan diberi anugrah Tuhan untuk mencipta lagu.

BUKU "MENULIS LAGU DARI HATI" Widyaswara dan Tigita

Buku yang wajib dibaca musisi dan pencipta lagu, download gratis di www.docstoc.com/profile/widyaswara.

SMA MARYAM SURABAYA

SMA MARYAM yang berlokasi di jalan manyar sambongan 119 surabaya tidak hanya mengajarkan pendidikan agama dan juga siswa dibekali pelatihan membuat blogger.

BUNDA TITIK, PENGUSAHA SUKSES

Sosok Bunda Titik yang pekerja keras membuatnya sukses mengelolah TK Global Plus, KONVEKSI SERAGAM DAN Pedangang sembako, alamatnya jalan kalidami 8/25 surabaya

TK GLOBAL PLUS SURABAYA

TK GLOBAL PLUS SURABAYA yang beralamat di jl.kalidami viii/25 surabaya merupakan TAMAN KANAK KANAK kebanggaan anak kalidami dan sekitarnya.

Jumat, 14 Oktober 2022

ABUNAWAS DARI YAMAN MIMPI JADI RATU NUSANTARA

 


ABUNAWAS DARI YAMAN MIMPI JADI RATU NUSANTARA 

Alkisah Abunawas dari negri Yaman yang merantau ke negeri Nusantara untuk berdagang. Negrinya yang dilanda kerusuhan antar golongan banyak nyawa melayang sehingga dia memutuskan hengkang dari negrinya dan mengadu nasib di negri Nusantara. Sebagai mantan tukang obat kuat di Yaman, Abunawas memang ahli  banget dalam menata kata sehingga dagangannya laris manis  diborong masyarakat negeri Nusantara yang sangat lugu. 

Abunawas sebenarnya cuma berjualan angin, tapi dengan cerdiknya angin itu dikemasnya dalam botol berlabel ANGIN SORGA. Setelah 4 tahun sukses berjualan angin, Abunawas bertekad untuk mengembangkan usahanya dengan berjualan minyak wangi cap 72 BIDADARI !!! Abunawas optimis banget dengan label 72 bidadari masyarakat negeri  Nusantara yang sangat lugu pasti berebutan memborong minyak wanginya. 

Abunawas sukses jadi pedagang dan akhirnya dipercaya oleh orang-orang lugu itu menjadi pemimpin kota Atasangin. Dasarnya bukan seorang pemimpin baik dan  mengerti urusan tata kota, Abunawas bekerja mau-maunya dia, menurut kata hati,  walau sedikit ngawur ya dikerjakan. Kota Atasangin sering mengalami kebanjiran sehingga Abunawas diharapkan dapat menyelesaikan masalah kota tersebut. Menurut Abunawas air hujan yang turun dari langit seharusnya meresap ke dalam tanah, kalau air hujan ngak mau meresap ke tanah berarti air itu bandel sekali tidak sesuai dengan sunahtullah. Jadi walau kota Atasangin sering banjir, si Abunawas hanya melihat dan berharap agar cepat surut. Dan kalau banjir dikatakan air sedang parkir dan menunggu giliran untuk mengalir ke sungai dan akhirnya ke laut. Ya begitulah Abunawas dari Yaman. Dan berpikir seperti itu banyak juga. 

Abunawas tahu kalau tahun mendatang ada pemilihan ratu baru negri Nusantara. Abunawas pun punya ambisi untuk menjadi ratu negeri Nusantara karena dengan begitu dia bisa mengajak teman-teman, saudara dan tetangga dari Yaman untuk tinggal di Negri Nusantara. Suatu negri yang elok dan alamnya menyimpan kekayaan yang tidak habis dimakan tujuh keturunan. 

Untuk itu dari sekarang dia mulai mendekati orang-orang goblok tapi militan  untuk mendukungnya. Dan ternyata pendukungnya sudah bekerja membuat fitnah-fitnah dan keonaran. Abunawas diam aja. Dan beruntung, Abunawas juga didukung  oleh Abah Brewok tokoh masyarakat negri Nusantara. Ambisinya untuk menguasai negri Nusantara sudah di ubun-ubun dan didepan mata. Dia sudah membayangkan dirinya akan dipuji puja oleh rakyat Nusantara. Pada dasarnya dia ngak peduli negri Nusantara maju atau tidak, rakyat sejahtera atau tidak..dia ngak mau tahu yang penting dirinya sudah menjadi ratu. Selama rakyatnya membuat hatinya senang dia akan memberi hadiah. Bila perlu dia akan menjual pulau-pulau di negeri Nusantara ke negeri asing karena menurut Abunawas kebanyakan pulau dia jadi pusing mengurusnya kalau dia jadi ratu…cukup satu pulau aja. 

Abunawas merasa ngantuk dan tidur di kursi panjang yang nyaman…dalam tidur dirinya terus dipuji puja oleh orang di sekitarnya dan dilayani gadis-gadis cantik, tubuhnya dipijat nyaman sekali….tiba-tiba terdengar bunyi glodakkkk….Abunawas terjatuh dari kursinya…ternyata Abunawas mimpi doang….waduh…sebetulnya Abunawas tahu kalau dari jaman kerajaan Kediri, Singosari, Mojopahit, hingga Demak, Pajang, Mataram…Nusantara ngak pernah dipimpin oleh orang asing keturunan…apa kata dunia????!!!

 



 

 

 

BELGI RILIS SINGLE "Panggilan Jiwaku"

 


BELGI RILIS SINGLE "Panggilan Jiwaku"

 Berceritakan tentang kisah kerinduan dan kekecewaan terhadap pasangannya yg pergi tanpa jejak begitu saja yang tertuang dalam lirik seperti curhatan seolah - olah ingin agar sang kekasih mendengar panggilan jiwanya yang sangat dirindukan dan ingin tahu kenapa dia pergi begitu saja lalu hilang jejak tanpa kabar.

semoga lagu ini mewakili perasaan para kekasih yang mengalami rasa yang sama dan juga menjadi hiburan yang menemani keseharian para pecinta musik di manapun anda berada.

Artis : BELGI

Judul : PANGILAN JIWAKU

Song Writer : KAWINDRA SWARA MANGGALA

Label : NGIZEN MUSIK INDONESIA

 

Social Media

Instagram : belgi.official

Youtube : Ngizen Musik Indonesia

Available on digital platform music

DIDUKUNG RADIO WIDYASWARA STREAMING SURABAYA

https://a1.siar.us/public/radiowidyaswara

 

Sabtu, 08 Oktober 2022

ELVEENA PENYANYI MALAYSIA COBA PERUNTUNGAN DI INDONESIA

  


ELVEENA PENYANYI MALAYSIA COBA PERUNTUNGAN DI INDONESIA

ELVEENA IRIS atau lebih dikenali dengan panggilan manja ELVEENA merupakan anak kelahiran Johor yang penuh berbakat dalam bidang seni. Perwatakannya yang lemah lembut serta memiliki sifat kewanitaan yang ayu dan cantik yang dianugerahkan tuhan membolehkan beliau bergiat dan berjaya dalam bidang seni. Elveena juga mempunyai jati diri serta semangat yang gigih untuk membolehkannya menjadi seorang usahawan dan berjaya menghasilkan produk kecantikan dan produk kesihatan. Disamping itu dengan kemahiran dan minat dalam bidang kulinari Elveena juga berjaya memiliki dan menguruskan Restoran, Kafe serta menghasilkan dan memasarkan produk Makanan Retort seperti Sambal Cili Garam.

"Bidang seni suara Elveena telah menghasilkan single pertamanya berjudul ‘ Memang Benar’ dan telah dimainkan dicorong-corong radio popular di Malaysia. Lagu tersebut juga telah dipilih sebagai lagu tema untuk drama bersiri ‘ Akademi Polis’ yang disiarkan di TV9. Elveena telah menghasilkan Album DA10 yang memuatkan lagu ‘Malu Tapi Mau’,’ Cinta Dikemudiankan’ dan ‘Cinta Beralih Arah’. Satu video klip dengan lagu ‘ Cinta Tak Boleh Begini‘ telah di hasilkan. Susulan daripada itu Elveena telah dipilih untuk menyanyikan lagu tema filem ‘ Hantu Air’, arahan Murali Abdullah. ELVEENA juga telah menyanyikan 2 buah lagu dalam filem tersebut iaitu ' Aku Cinta Pada Mu ‘ dan‘ Melati Puteh’. Elveena terus bergerak kehadapan dan kini telah menghasilkan lagu terbarunya berjudul ‘ Penjahat Cinta’ yang sedang dimainkan di Radio-radio di Indonesia.

Elveena telah banyak bekerjasama dengan komposer-komposer yang hebat seperti Adnan Abu Hassan dan Saari Amri Memandangkan Elveena mempunyai suara yang lunak dan perwatakan serta gaya yang menawan, Elveena sering mendapat jemputan untuk memenuhi majlis-majlis dan program-program hiburan.

Terkini Elveena telah dicalonkan untuk pertandingan ‘Pencarian MAS MONA’ dan telah dinobatkan sebagai pemenang. Dengan kemenangan ini Elveena telah berasa teruja dan terus bersemangat untuk terus maju kehadapan dalam bidang seni terutama sekali dalam bidang seni suara.

 

 

Walaupun ELVEENA berjaya dalam bidang nyanyian, Elveena berasa terkilan kerana hajat untuk berduet dengan Allahyarham Dato’ A Rahman Hassan Dan Allahyarham Dato’ Naseer Wahab iaitu penyanyi dan penghibur yang sangat tersohor di Malaysia tidak kesampaian kerana mereka telah kembali kerahmatullah lebih awal. ELVEENA pernah juga membuat temujanji dengan pihak Indonesia untuk bertemu Koslo tapi disebabkan masalah yang tidak dapat dielakkan maka hajat itu tidak kesampaian. Tetapi usaha itu tetap diteruskan.

Memandangkan ELVEENA mempunyai gaya yang menawan serta bentuk badan yang cantik dan diiringi dengan personaliti yang baik, maka ELVEENA sering di temuduga. Gambar serta cerita-cerita yang menarik dimuatkan dalam majalah-majalah popular di Malaysia seperti URTV, Majalah MANGGA, Majalah Maskulin. Cerita2 ELVEENA juga dimuatkan dalam akhbar2 di Malaysia seperti Berita Harian, Utusan Malaysia dan Harian Metro."

DIDUKUNG RADIO WIDYASWARA STREAMING SURABAYA

https://a1.siar.us/public/radiowidyaswara

 

 

 

 

 

 

Rabu, 05 Oktober 2022

LYCANS BAND RILIS "The Abyss Of Darkness" dan "Tears Of Soul"

 




LYCANS BAND RILIS  "The Abyss Of Darkness" dan  "Tears Of Soul"

Telah hadir band ditengah kawan-kawan musisi di tanah air, yang mengusung tema dan garis warna musik yang keras dan terkesan gelap. LYCANS yang dipromotori oleh seorang musisi asal kota hujan Bogor, yaitu Adie Roxx.. Band ini terbentuk diakhir tahun 2020, dan sempat vakum bergerak karena kesibukan dan beberapa kendala dari masing-masing personiel yang sempat bongkar pasang.

Tapi Adie Roxx sebagai founder, arranger dan song writer dari karya-karya LYCANS tidak pernah patah semangat, untuk tetap bergerak dan menciptakan ide-ide baru untuk kekayaan warna musik di indonesia. Semua karya digarap oleh nya secara mandiri, dari mulai Vocal, Bass, Guitar hingga pembuatan video klip yang sudah tayang di kanal YouYube Adie Roxx - Official. Single-single lagu dari LYCANS banyak menceritakan tentang kehidupan, pergolakan bathin, jiwa, hubungan antara manusia dan Tuhannya, juga banyak membawa pesan-pesan kebaikan yang dikemas dalam bahasa internasional (English), agar sasaran marketnya lebih luas, dan karyanya dapat dinikmati juga difahami oleh seluruh pendengar di indonesia dan mancanegara.

Single Pertama LYCANS berjudul "The Abyss Of Darkness", yang release di akhir tahun 2020. menceritakan tentang pergolakan bathin seorang manusia yang selalu berusaha untuk menjadi pribadi yang baik, tetapi selalu dibayangi oleh sisi jahat yang berusaha merangkak untuk keluar dari sisi jiwa yang paling dalam, berusaha menguasai hawa nafsu pada dirinya, untuk berbuat hal yang buruk dan nista. Hanya cinta kasih dan berserah diri kepada Tuhan yang dapat menyelamatkan kita dari sisi jahat yg menghampiri, dan selalu mengajak kita untuk bermain didalam Jurang Kegelapan. "The Abyss Of Darkness".

Single Kedua LYCANS berjudul "Tears Of Soul", yang release di bulan september tahun 2022 bercerita tentang sosok manusia yang sudah mati, yang sedang menghadapi penghakiman dihadapan sang pencipta, yang merintih pilu penuh sesal karena dosa,Dan memohon ampun didalam kubur, hanya satu permintaan nya,... Berharap hidup untuk satu hari lagi, hanya untuk beribadah dan berserah diri kepada Tuhan yang maha esa.

Tapi semua itu tidak mungkin terjadi karena semua sudah terlambat. Kita sebagai umat, sudah banyak diberi kesempatan baik oleh NYA, hanya kita terlalu banyak lupa dan selalu melupakan. Semoga dengan single lagu ini, kita bisa lebih banyak mengingat, tugas, hak dan tanggung jawab kita sebagai umat semasa hidup di dunia. Amin.

 

Untuk Single yg ketiga LYCANS berjudul "Azazil" Masih sedang dalam proses penggarapan aransemen, semoga lekas release dan diharapkan dapat membawa pesan-pesan kebaikan untuk kita semua.. Ditunggu ya..

 

LYCANS Band

Contact Person

Telphone : 089655439600

Email        : adieroxx@gmail.com

Instagram : @adieroxx

YouTube   : https://youtube.com/channel/UCfFK3zc_TOhkHe_huM3qd0g

 

DIDUKUNG RADIO WIDYASWARA STREAMING SURABAYA

https://a1.siar.us/public/radiowidyaswara

 




The NiƱos Chaos , from the USA, is releasing a single Dying Desert

 


The NiƱos Chaos , from the USA, is releasing a single  Dying Desert 

The NiƱos Chaos is an exciting collaboration of three artists that span the globe, bringing fresh flavors and sounds that will grab, move and entice you. The passionate trio lead a new wave of professionals, that create revolutionary emotional music that is both accessible and unique. Based on sound foundations of Rock and various local influences from around the world, The NiƱos Chaos will fill your heart with music and take you on a journey of discovery.

The NiƱos Chaos is a growing phenomena, adding fans from every continent that find their voice echoed in the sound of the forgotten generation. Once children at chaotic times, these now mature and accomplished artists come together to present you with music that reverbs the soul. The NiƱos Chaos collaboration brings together: Ace Eshed, alternative rock/pop/indie musician and composer who has released six albums. Javier IbaƱez Sanchis, bassist, guitarist and renown music producer who adds his unique sound. And Dr. Sharon Lubasz, psychologist, notable songwriter and artist, founder and director of the Attentive Hearts Charity, who brings the voice of the few into the lyrics and artwork he creates for The NiƱos Chaos.

This debut single, ‘Dying Desert’, is a powerful dark story of pain and loss that is told through the eerie sound of an electric guitar and the lonely cry of the Dudek, the traditional flute of the desert. The hollow ballad of romance, self determination, acceptance and healing in the face of adversity. ‘Dying Desert’, is brought to life by the moving voice of the American singer Chris Cron, and the heart piercing song of the Armenian Dudek in the masterful hands of the legendary Ilia Mazya.

Stay tuned; there’s more to come!

 

 

 

KILLER V KING , from the USA, is releasing a single ‘Heaven

 


KILLER V KING , from the USA, is releasing a single ‘Heaven

We are a company called Eshed Music & Art. We represent and promote musicians and their music from all genres from around the world.

Fascinating, proficient, and multitalented musician Killer v King, from the USA, is releasing a single ‘Heaven.’ All the instruments, vocals, and lyrics are performed by Killer v King himself. Amazingly, King also composed, wrote, and arranged the piece.

The name Killer v King comes from the idea of choice and duality. A person always has many choices, such as to kill or to not kill, to react, or to take a moment to understand the implications of a choice. These branches of logic are the propagators of the lives we lead”, he shares.

Heaven’ is a fervently introspective look at ones life in their mid 20's, the choices they've made, the loves they've lost, and anticipation of an uncertain future. There are moments of clarity within this track that serve as meditative breaths one can take while navigating the torrential waters of life.”

Sometimes the small choices we make change the path of our entire lives,” King states.

Stay tuned!