WIDYASWARA SANG PENCIPTA LAGU

Widyaswara lahir di kota surabaya dan diberi anugrah Tuhan untuk mencipta lagu.

BUKU "MENULIS LAGU DARI HATI" Widyaswara dan Tigita

Buku yang wajib dibaca musisi dan pencipta lagu, download gratis di www.docstoc.com/profile/widyaswara.

SMA MARYAM SURABAYA

SMA MARYAM yang berlokasi di jalan manyar sambongan 119 surabaya tidak hanya mengajarkan pendidikan agama dan juga siswa dibekali pelatihan membuat blogger.

BUNDA TITIK, PENGUSAHA SUKSES

Sosok Bunda Titik yang pekerja keras membuatnya sukses mengelolah TK Global Plus, KONVEKSI SERAGAM DAN Pedangang sembako, alamatnya jalan kalidami 8/25 surabaya

TK GLOBAL PLUS SURABAYA

TK GLOBAL PLUS SURABAYA yang beralamat di jl.kalidami viii/25 surabaya merupakan TAMAN KANAK KANAK kebanggaan anak kalidami dan sekitarnya.

Kamis, 21 Oktober 2010

DINDAPOBIA, BAND PUNK ROCK SURABAYA

Dindapobia adalah band pop punk asal Surabaya Yang dibentuk pada tanggal 29 Juni 1996, band ini terbentuk dari hasil persahabatan di SMAN 14 Surabaya ini dengan memainkan musik yang benar – benar murni dari hati, dengan melampiaskan isi hati baik senang ataupun susah melalui cara mereka dengan bermusik apa adanya tanpa adanya paksaan dari manapun. Mereka menamakan dindapobia berawal dari sebuah cerita dari gitaris mereka yaitu anto yang suka dengan teman wanitanya yang benama dinda. Tapi karena anto kurang berani mengungkapkan isi hatinya jadi setiap kali bertemu dengan dinda merasa takut dan deg-degan sehingga menimbulkan phobia kalau bertemu dengan dinda. Awal mula dindapobia terbentuk terdiri dari tiga personil yaitu : Ogie [bass dan Vokal], Anto : guitar dan backing vokal, hendro : drums Mereka memainkan musik dari luar negeri seperti smashing pumkins, pearljam, soundgarden sampai greenday, dan dari dalam negeri seperti netral. Mereka Juga sering mengisi acara – acara di SMA, Universitas dan acara Komunitas indie Dengan demikian mereka mempunyai keinginan untuk membuat sebuah album sendiri. Pada tahun 2000 mengeluarkan Album pertama yang berjudul cloningsit yang didistribusikan melalui secara indie label di kota Surabaya. Pada tahun 2001, mereka bertemu teman lama yaitu Feri, akhirnya Feri resmi bergabung bersama dindapobia pada posisi bass Pada tahun 2002, Hendro menyatakan ingin keluar dari dindapobia karena mau mencari pekerjaan yang layak, walaupun dengan berat hati namun akhirnya dindapobia harus melepas hendro. Masa – masa tanpa hendro harus dilewati dengan additional drummer untuk mengisi jadwal pementasan. Pada tahun 2003, mereka mendapatkan seorang drummer yang saat itu bandnya mengalami kekosongan (Mr. Branddy), dan setelah mempertimbangkan banyak hal diputuskan untuk mengajak dandy sebagai drummer tetap. Bersama dandy akhirnya dindapobia dapat merilis album keduanya pada tahun 2004, dengan melalui perjuangan yang tidak ringan dindapobia akhirnya mendapatkan Produser yaitu PT Indosemar Sakti dan bekerja sama untuk mendistribusikan kaset mereka ke seluruh kota kota besar di Indonesia. Pada awal tahun 2005, mereka mengajak seorang backing vokal wanita yaitu mentari dan pada pertengahan tahun 2006 dandy menyatakan ingin keluar karena mau membangun kembali bandnya yang dulu (Mr.Branddy), walaupun dengan berat hati namun akhirnya dindapobia harus melepas dandy. Masa – masa tanpa dandy harus dilewati lagi dengan additional drummer untuk mengisi jadwal pementasan. Pada awal tahun 2007, dindapobia mendapat personil baru untuk posisi drummer yaitu Edelweis setelah melalui audisi yang panjang dan beberapa kali ikut sebagai additional drumer di beberapa konser musik bersama dindapobia. Pada tahun 2008 mengeluarkan album ke tiga dengan judul album “the triumph” yang di distribusikan oleh Kancut Records. Pada album ketiga ini mereka memilih lagu “Bu Pur” sebagai Hit Single pertama yang bertemakan tentang cinta remaja yang menggebu – gebu. Proses rekaman dilakukan selama 3 bulan di 3balltech recording, SurabayaSaat ini personil dindapobia adalah : OGIE [GUITAR & VOKAL], ANTO [GUITAR], FERI : BASS, EDEL [DRUMS], TARI [BACKING VOKAL].

Situs www.dindapobia.com

Dengarkan lagu-lagu dindapobia

Facebook dindapobia

Kamis, 23 September 2010

ROCKIN'LAND 2010, KARNAVAL MUSIK ANCOL JAKARTA

Tiga minggu lagi, Pantai Carnaval Ancol akan didominasi gemuruh dan gelegar music rock, bersiaplah untuk Gudang Garam InterMusic Java Rockin’land 2010. The Smashing Pumpkins, Datarock, Galaxy 7, Steve Fister, Living Things, Stereophonics, Dashboard Confessional, Social Code, Arkarna, Wolfmother, The Vines, Mutemath, Di-Rect, Not Called Jinx adalah band-band asing yang telah mengkonfirmasi kehadiran mereka di festival rock terbesar di Asia Tenggara garapan Java Festival Production tersebut. Hadirnya musisi asing di festival ini bukan berarti musisi Indonesia kalah pamor, penampil seperti /RIF, PAS, Saint Loco, The Flowers, Gugun Blues Shelter, The Brandals, Pure Saturday, Bagaikan, Slank, Boomerang, Burgerkill, The S.I.G.I.T., JikunSprain, Beside, Killed by Butterfly, Andra & The Backbone, Superman Is Dead, Seringai, Netral, Deadsquad, Koil, Kotak, Mike’s, Monday Math Class, The Trees & The Wild dan Purgatory barulah beberapa nama yang menjadi alasan begitu banyak penggemar musik rock di Indonesia untuk tidak melewatkan Gudang Garam InterMusic Java Rockin’land 2010. Tanggal 8, 9 dan 1o Oktober 2010, festival musik rock kelas international terbesar di Asia Tenggara, Gudang Garam InterMusic Java Rockin’land kembali untuk yang kedua kalinya. Bila tahun lalu ada 8 panggung, tahun ini akan ada 10 panggung dan tentu saja lebih banyak penampil.

Jum’at, 8 Oktober 2010: Smashing Pumpkins, Datarock, Galaxy 7, Steve Fister, Living Things, /rif, BIP, Audio Jet, Saint Loco, Rocket Rockers, Amazing in Bed, Pas, The Flowers, The Brandals, Paper Gangster, Pure Saturday, Jeruji, Pain Killer, dll.

Sabtu, 9 Oktober 2010: Stereophonics, Dashboard Confessional, Gigantor, Social Code, Arkarna, Slank, Boomerang, Burger Kill, The Sigit, Heyho, Suri, Morfem, Superglad, Aftercoma, Beside, Roxx, dll.

Minggu, 10 Oktober 2010:Wolfmother, The Vines, Mutemath, Di-Rect, Not Called Jinx, Andra & The Backbone, Superman Is Dead, Seringai, Netral, Blackout, Koil, Kotak, Deadsquad, Royal Ego, Besok Bubar, Konspirasi, Getah, Last Child, dll.

Dengarkan lagu Festival

KOTAK INGIN MELUNCURKAN ALBUM KETIGA

Kotak band ingin meluncurkan album ketiga. Dalam karyanya kali ini, Kotak turut dibantu oleh beberapa musisi kawakan. Band yang terdiri dari Cella (gitar), Chua (bass), Tantri (vokal), dan Posan (drum) ini mengusung genre musik rock industrial sebagai karakter untuk lagu-lagunya. "Kita sudah memadukan antara idealisme kita dengan pasar. Ini kita temukan di album kedua," kata Tantri di acara Dahsyat, RCTI, 17 September 2010. Musisi yang membantu Kotak dalam penggarapan album ketiganya ini antara lain ada nama Pay dan Dewiq. Dalam kesempatan ini, seorang wartawan sempat menanyakan tentang kasus penganiayaan yang melibatkan Cella, sang gitaris. Akan tetapi Tantri enggan untuk menjawab dan membahasnya lebih lanjut. "Dari awal terjun ke dunia entertainment, kami ingin menjual prestasi. Adanya gosip pasti berpengaruh, tapi kita tidak ingin dikenal karena gosip. Jadi kita keluarian saja prestasi dan karya-karya terbaik dari Kotak," ujar sang vokalis. Pasca lebaran, grup band ini sudah kebanjiran tawaran manggung. Sejumlah jadwal tur pun sudah menunggu mereka. "Sudah full sampai Desember. Kami akan manggung di Palu dan Jawa Tengah dan ini job pertama kita setelah lebaran," ucapnya menambahkan.

Dengarkan lagu Barat Indonesia